Sabtu, Maret 21, 2009

Pengambilan Sabuk Jambon Siswa UM

Ujian kenaikan tingkat dari polos ke jambon telah dilaksanakan minggu lalu tangal 15 maret 2009 di universtitas negeri malang, dan pada hari sabtu tanggal 21 maret 2009 mulai pukul 19.00 sampai pikul 04.30 WIB, di laksanakan kegiatan pengambilan sabuk siswa jambon.kegiatan ini dilakukan di masing-masing komisariat,karena siswa baru pertama kali mengikuti pengambilan sabuk dan itupun membutuhkan pengorbanan yang lebih berat dari pada UKT minggu lalu.

karena tiap-tiap pos siswa digembleng mental dan fisik yang nantinya juga akan kembali lagi ke siswa tersebut.
dari komisariat um sendiri seumlah 7 siswa yang telah berhasil mengikuti kegiatan tes pengambilam sabuk, antara lain:

1. M. Sahid (Universitas Negeri Malang)
2. Syaifudin Zuhri (Universitas Negeri Malang)
3. Riswanto (Universitas Negeri Malang)
4. Akhmad Nasruddin (Universitas Negeri Malang)
5. Agung Setyawanto (Universitas Negeri Malang)
6. Ki Haiba Marzuki (Universitas Negeri Malang)
7. Hary Masrukin (Universitas Negeri Malang)

sebelum memulai acara pengambilan sabuk, panitia UM dan warga yang hadir pada malam itu harus berembuk dan saling sharing untuk menentukan pos-pos pengambilan sabuk.
pada hari rabu tanggal 18 maret 209 panitia UKM PSHT UM sebelunya juga telah melaksanakan rapat untuk kegiatan tersebut, dan disepakati bahwa pengambilan sabuk jambon dilaksanakan di Unveersitas Negeri Malang hari sabtu malam ninggu tanggal 21 maret 2009 yang telah disepakati bahwa jumlah pos yaitu 5 pos.
sebenarnya pengambilan sabuk ini digabung dengan komisariat UNMUH, perhubung pelatih UNMUH sendidiri ada udzur atau ada kegiatan lain maka pengambilan sabuk gabungan dibatalkan, jadi kimisariat UM dan UNMUH pengambilan sabuk dilaksanakan di masing-masing Komisariat.
Tujuan yang paling utama dari pengambilan sabuk ini adalah supaya siswa mempunyai mental yang kuat, berani menghadapi resiko, memiliki keyakinan hidup, membentuk jiwa spiritual dan mandiri, selain itu fisik siswa juga semakin bertambah karena di tiap-tiap pos para penguji juga melakukan tes fisik bukan main fisik. siswa juga dituntut untuk tidak tidur satu malam suntuk alias begadang+tegang rame-rame.
Ya patut kita syukuri karena dari awal sampai akhir kegiatan pengambilan sabuk ini dapat berjalan dengan lancar tidak ada halangan satu apapun.demikian juga atara warga atau tim penguji juga bisa saling koordinasi dengan baik.
berikut adalah warga atau tim penguji yang menempati tiap-tiap pos:
pos pemberangkatan : yeti yuni yatin
pos I : - M. gigih wijaya
- Misbah
- Age
pos II : - Adit
- Sryadi (mbah sur)
- Wahyudi
pos III: - Sti kotidjah
- Syaiku abdillah
pos IV : - Adi
- Nana
pos V : - semua warga (pos terakhir)

2 Comments:

  1. SH Terate Pandu Bogor said...
    Salam persaudaraan!!!!
    Selama Matahari Masih Bersinar dan Bumi Masih Dihuni Manusia, Selama Itu Pula SH Terate Tetap Jaya Abadi Selama-Lamanya. Salam untuk dulur-dulur kabeh, termasuk mas Indra, Mas Suhud, Mas Wahyu Prabowo, dan dulur-dulur semua dari SH Terate Pandu - Bogor.cc
    software said...
    salam buat mbah syur, dari ponorogo

Post a Comment



 

WongSHTerate

PSHT UM 2009 is proudly powered by wongsht | Template by wongsht.blogspot.com