Jumat, Februari 27, 2009


Kami anggota Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Malang 2009 mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan hidayah dan kasih sayangNya yang tak terhingga kami semua bisa sampai pada saat ini. Terima kasih kepada sesepuh PSHT Ki Ngabehi Suro Diwiryo dan Ki Hajar Harjo Utomo selaku pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate , semoga kami bisa melanjutkan perjuangan dan mengamalkan ilmu yang telah beliau ajarkan.

Untuk mbak dan mas pelatih putih Cabang Malang (mas Saikhu selaku koordinator, mas Bayu, mas Wahyu, mas Agus, mas Huntoro, mas Hudan, mbak Siti, mbak Anik) terima kasih atas bimbingan dan kesabarannya dalam melatih dan memberikan materi Persaudaraan Setia Hati Terate kepada kami. Semoga ilmu yang telah diberikan dapat bermanfaat di dunia dan akherat, Amin. Tak lupa terima kasih kepada panitia pengesahan 2009 yang telah banyak membantu kelancaran proses latihan sampai pada pengesahan.

Aditya Toni Setiawan
Thanks to Allah SWT. Apapun yang kau berikan kuyakin adalah yang terbaik. Nabi Muhammad SAW. yang telah menyampaikan firman-firman Tuhan. My orang Tua yang telah mendidik ku sejak lahir moga-moga aku dapat membalas jasa-jasamu. Guru-guruku (pelatih cabang dan komisariat UM) walaupun tak ku sebut satu-persatu, engkau semua tetap dihatiku. Saudara-saudaraku seperjuangan… ingat persaudaraan kita harus selalu abadi. Teman2 kontrakan al-Muslimun, makasih semangatnya yo, n juga makasi dah mau ngebantu telah jagain dan ngerawat Joni…

Andre Naben
Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kedua orang tua ku yang memberi restu dan doanya. Buat pelatih komisariat Unitri dan pelatih cabang Malang terima kasih atas ilmunya. Buat saudara-saudaraku senasib sepenanggunga, tetap semangat ya... Terima kasih selalu memperhatikan dan mengingatkanku. Terima kasih buat semua temen-temenku.

Andzil Qorna’in
Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan Hidayah-Nya. Terima kasih kepada kedua orang tua ku yang tak henti-hentinya memberikan restu dan doanya beserta keluargaku yang selalu mendukungku. Keluarga besar warga PSHT di komisariat Brawijaya dan cabang Malang. Tak lupa juga aku ucapkan terimakasih banyak kepada pelatih putih dan panitia pengesahan 2009 atas jasa-jasa yang tak ternilai harganya. Dan saudara-saudaraku seperjuangan ang selalu bersama dalam suka dan duka. Thanks to all... keep your spirit!!

Aziz Dwi Nur Alfan
AlhamdulillahiRobbil’Alamin, Puji syukur aku panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayahNya, kepada Ibu dan Bapak terima kasih atas do’a restu , kasih sayang serta dukungannya hingga aku bisa seperti sekarang, untuk kakakku mbak Eva terima kasih atas batuan dan dukungannya selama ini. Untuk semua keluarga dan nenekku tercinta makasih atas kasih sayang serta do’anya. Kepada mas dan mbak pelatih komisariat Universitas Negeri Malang terima kasih banyak atas bimbingan serta kesabarannya dalam melatih kami, serta mas dan mbak pelatih putih terima kasih telah melatih dan membimbing kami dengan sabar. Untuk Mas pelatih yang di Bojonegoro, saudara-saudaraku senasib dan seperjuangan, kalian adalah bagian terindah dalam hidupku, semoga kita semua tetap bisa menjaga tali silaturahmi hingga akhir hayat kita. Tak lupa kepada orang-orang kost 78B, ibu bapak kost, yang telah banyak memberi semangat dan dukungannya serta pada panitia pengesahan 2009 yang telah banyak membantu kelancaran proses latihan sampai pada pengesahan.

Deni Bagus Susetyo
Syukur Alhamdulillah aku panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan perlindungan pertolongan dan hidayah-Nya. Untuk bapak, ibu, dan adikku, terima kasih atas doa dan restu, dukungan serta semangat yang telah kalian berikan. Buat mas dan mbak pelatih komisariat UMM yang telah melatihku. Serta mas dan mbak pelatih putih cabang Malang, matur nuwun sanget. Dan tak lupa kepada saudara-saudara yang ada di Bojonegoro, terima kasih dukungan, bantuan dan semangatnya. Untuk saudara-saudara seperjuanganku terima kasih atas dukungan dan semangat yang kalian berikan kepadaku.

Florianus Pada
Thanks to Tuhan YME, kepada bapak dan ibukku terima kasih banyak do’a dan dukungannya selama ini. Kepada para pelatih komisariat Tribuana terima kasih atas bimbingannya selama latihan. Tak lupa kepada para pelatih putih, saya ucapkan terima kasih banyak, telah sabar melatih kami dan mengantarkan kami sampai ke pintu pengesahan.

siGaL_UhiKasTuTi
Puji Syukur aku panjatkan kepada Allah SWT, karena dengan Rahmat dan Hidayah-Nya lah aku dapat menyelesaikan studiku di Persaudaraan Setia Hati Terate sampai menjadi warga tingkat 1 SH Terate. Aku ingin ucapkan terima kasih yang sangat ke Romo Qu, Ibu Qu, Adhek Qu, dan semua keluarga Qu yang telah mendukung kegiatanku ini. Terima kasih juga kepada pelatihku baik dari komisariat maupun cabang. Maaf mbak… mas… kalau saya sulit menerima materi / bandel waktu latian. Terima kasih juga buat orang-orang koz, Ibu koz, bapak koz, mbak Eli, mbak Rifi, Indah, dan mbak-mbak yang lain, yang udah mau bukain pintu koz waktu aku pulang latihan. Untuk para panitia pengesahan 2009 terima kasih atas kesediaan mbak dan mas mengurusi acara pengesahan kami. Tak lupa pula untuk semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dan mendukung kegiatan ku ini, yang gak mungkin akau sebutkan satu persatu. Terima kasih yang sangat for aLL. Luph U all.... (^_^)

Joao bosco pintu
Thanks to Tuhan YME, kepada bapak dan ibukku terima kasih banyak do’a dan dukungannya selama ini. Kepada para pelatih komisariat Gajayana teima kasih atas bimbingannya selama latihan. Tak lupa kepada para pelatih putih, saya ucapkan terima kasih banyak, telah sabar melatih kami dan mengantarkan kami sampai ke pintu pengesahan. Dan juga panitia pengasahan 2009 terima kasih banyak telah membantu kelancaran lantihan dan pengesahan kami, tak lupa juga saudara2Q seperjuangan yang telah memberikan dukungan dan semangat kepadaku hingga aku sampai saat ini. Tetap semangat dan jaga kekompakan kita...

Numpang lewat ya… Jaya09 mau ngomong;
Yang pertama dan yang utama saya panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Atas segala limpahan rahmat dan hidayah dan kekuatan kepada ku dan tidak lupa kepada bapak dan ibu ku yang selalu memberikan do’a, dukungan dan semangat dan dulur ’09 karena kalianlah aku bisa bertahan sampai sekarang dan dulur komisariat UM. Adit moga tambah mingkem ja, buat Aziz moga tambah diem n tetep ganteng aja, buat Yeti moga tambah cantik aja, n saudaraku dari gajayana bob yang telah banyak membantuku thanks you bro. Dan semua tim pelatih putih yang telah banyak memberikan banyak kenangan yang tak terlupakan, dan temen-temen kos ku yang selalu membantuku. Thanks to all…

Nana
Segala puja dan puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Trimakasih banyak pada bapak, ibu serta saudara2 ku yang selalu memberikan semangat dan dukungan selama ini tanpa kalian aku tak tahu apa sanggup menjalani semua ini. Kepada pelatih komisariat UM dan pelatih putih matur suwun banget atas semua ilmu dan didikan. Thanks to ALLLLL............. sorry jika ku banyak salah.

Leonardus
Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya hingga masa-masa latihan ini selesai. Buat ibu dan bapak terima kasih atas dukungan dan doanya. Untuk saudara-saudaraku senasib seperjuangan. I love U all... Untuk pelatih terima kasih atas bimbingan dan dorongnnya selama ini.

Pedro s. Soares
Thanks to Tuhan YME, kepada bapak dan ibukku terima kasih banyak do’a dan dukungannya selama ini. Kepada para pelatih komisariat ITN dan tribuana terima kasih atas bimbingannya selama latihan. Tak lupa kepada para pelatih putih, saya ucapkan terima kasih banyak, telah sabar melatih kami dan mengantarkan kami sampai ke pintu pengesahan. Tak lupa juga saudara2Q seperjuangan yang telah memberikan dukungan dan semangat kepadaku hingga aku sampai saat ini. Jaga selalu persaudaraan kita ..

Rifatun Nikmah
Terima kasih kepada Allah SWT., atas segala nikmat dan hidayah-Nya yang diberikan kepadaku. Kepada ibu, engkau orang yang paling spesial diantara yang paling spesial. Bapakku terima kasih doa dan nasehatnya. Saudara-saudara satu letingku, pelatihku, pelatih putih dan panitia pengesahan 2009. temen-temen dekatku, yang ga bisa aku sebutin satu-persat. Terima kasih atas suportnya.

Romulo
Thanks to God, kepada bapak dan ibukku terima kasih banyak do’a dan dukungannya selama ini juga saudara kembarQ Roger terima kasih telah memberi semangat kepadaQ. Thanks to saudara-saudara seperjuangan yang telah memberikan dukungannya.

Yeti Yuni Yatin
Puji syukur kehadirat Tuhan YME yg telah memberikan ku keslamatan dan ketabahan dalam MENJALANI latihan PSHT. ”matur nuwun ” kalian bapak lan ibu yang telah memberikan restunya dan senantiasa mendoakan ku. Pelatih komisariat UM makasih tak terhingga atas didikan dan bimbingannya yang telah mengantarkan kami kepintu pengesahan. Tim pelatih putih cabang malang, makasih atas semua yang telah diberikan yang mungkin bagiku. Saudara-saudaraku seperjuangan dan saudara komisariat UM terima kasih dukungannya.

Zainal Tengkeng
Yang utama dari segalanya sembah sujud serta syukur kepada Allah SWT. Bapak dan ibu sebagai tanda bakti hormat pengorbanan dan rasa terima kasih yang tak terhingga yang telah memberikan kasih sayang dan dukungan serta cinta kasih kepadaku. Kepada pelatihku terimakasih banyak. Saudara-saudaraku senasib seperjuangan yang telah memberikan semangat dan dorongan kepadaku untuk terus maju.

Nur Fatatun (Banyuwangi).

Sejarah Pencak Silat

Pencak Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat dipastikan. Meskipun demikian, Pencak silat saat ini telah diakui sebagai budaya suku Melayu dalam pengertian yang luas,

yaitu para penduduk daerah pesisir pulau Sumatera dan Semenanjung Malaka, serta berbagai kelompok etnik lainnya yang menggunakan lingua franca bahasa Melayu di berbagai daerah di pulau-pulau Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lainnya juga mengembangkan sebentuk silat tradisional mereka sendiri. Sheikh Shamsuddin (2005) berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu beladiri dari Cina dan India dalam silat. Bahkan sesungguhnya tidak hanya itu. Hal ini dapat dimaklumi karena memang kebudayaan Melayu (termasuk Pencak Silat) adalah kebudayaan yang terbuka yang mana sejak awal kebudayaan Melayu telah beradaptasi dengan berbagai kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina, Arab, Turki, dan lainnya. Kebudayaan-kebudayaan itu kemudian berasimilasi dan beradaptasi dengan kebudayaan penduduk asli. Maka kiranya historis pencak silat itu lahir bersamaan dengan munculnya kebudayaan Melayu.
Dalam historisasi pencak silat dapat disimpulkan bahwa terdapat dua kategori akar aliran pencak silat, yaitu:
1. Aliran bangsawan
2. Aliran rakyat
Aliran bangsawan, adalah aliran pencak silat yang dikembangkan oleh kaum bangsawan (kerajaan). Ada kalanya pencak silat ini merupakan alat pertahanan dari suatu negara (kerajaan). Sifat dari pencak silat yang dikembangkan oleh kaum bangsawan umumnya tertutup dan mempertahankan kemurniannya.
Aliran rakyat, adalah aliran pencak silat yang dikembangkan oleh kaum selain bangsawan. Aliran ini dibawa oleh para pedagang, ulama, dan kelas masyarakat lainnya. Sifat dari aliran ini umumnya terbuka dan beradaptasi. Bagi setiap suku di Melayu, pencak silat adalah bagian dari sistem pertahanan yang dimiliki oleh setiap suku/kaum. Pada jaman Melayu purba, pencak silat dijadikan sebagai alat pertahanan bagi kaum/suku tertentu untuk menghadapi bahaya dari serangan binatang buas maupun dari serangan suku lainnya. Lalu seiring dengan perjalanan masa pencak silat menjadi bagian dari adat istiadat yang wajib dipelajari oleh setiap anak laki-laki dari suatu suku/kaum. Hal ini mendorong setiap suku dan kaum untuk memiliki dan mengembangkan silat daerah masing-masing. Sehingga setiap daerah di Melayu umumnya memiliki tokoh persilatan yang dibanggakan. Sebagai contoh, bangsa Melayu terutama di Semenanjung Malaka meyakini legenda bahwa Hang Tuah dari abad ke-14 adalah pendekar silat yang terhebat. Hal seperti itu juga yang terjadi di Jawa, yang membanggakan Gajah Mada. Adapun sesungguhnya kedua tokoh ini benar-benar ada dan bukan legenda semata, dan keduanya hidup pada masa yang sama.
Perkembangan dan penyebaran Silat secara historis mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum Ulama, seiiring dengan penyebaran agama Islam pada abad ke-14 di Nusantara. Catatan historis ini dinilai otentik dalam sejarah perkembangan pencak silat yang pengaruhnya masih dapat kita lihat hingga saat ini. Kala itu pencak silat telah diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di surau-surau. Silat lalu berkembang dari sekedar ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah. Disamping itu juga pencak silat menjadi bagian dari latihan spiritual.
Istilah-Istilah dalam Pencak Silat
Sikap dan Gerak
Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
Teknik
Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Praktisi biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
Jurus
Pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan tehnik-tehnik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
Aspek dan bentuk dalam Pencak Silat
Kesenian Randai dari Sumatra Barat memakai silek (silat) sebagai unsur tariannya.
Terdapat 4 aspek utama dalam pencak silat, yaitu:
1. Aspek Mental Spiritual: Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang. Para pendekar dan maha guru pencak silat jaman dahulu seringkali harus melewati tahapan semadi, tapa, atau aspek kebatinan lain untuk mencapai tingkat tertinggi keilmuannya.
2. Aspek Seni Budaya: Budaya dan permainan "seni" pencak silat ialah salah satu aspek yang sangat penting. Istilah Pencak pada umumnya menggambarkan bentuk seni tarian pencak silat, dengan musik dan busana tradisional.
3. Aspek Bela Diri: Kepercayaan dan ketekunan diri ialah sangat penting dalam menguasai ilmu bela diri dalam pencak silat. Istilah silat, cenderung menekankan pada aspek kemampuan teknis bela diri pencak silat.
4. Aspek Olah Raga: Ini berarti bahwa aspek fisik dalam pencak silat ialah penting. Pesilat mencoba menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh. Kompetisi ialah bagian aspek ini. Aspek olah raga meliputi pertandingan dan demonstrasi bentuk-bentuk jurus, baik untuk tunggal, ganda atau regu.
Bentuk pencak silat dan padepokannya (tempat berlatihnya) berbeda satu sama lain, sesuai dengan aspek-aspek yang ditekankan. Banyak aliran yang menemukan asalnya dari pengamatan atas perkelahian binatang liar. Silat-silat harimau dan monyet ialah contoh dari aliran-aliran tersebut. Adapula yang berpendapat bahwa aspek bela diri dan olah raga, baik fisik maupun pernapasan, adalah awal dari pengembangan silat. Aspek olah raga dan aspek bela diri inilah yang telah membuat pencak silat menjadi terkenal di Eropa.
Bagaimanapun, banyak yang berpendapat bahwa pokok-pokok dari pencak silat terhilangkan, atau dipermudah, saat pencak silat bergabung pada dunia olah raga. Oleh karena itu, sebagian praktisi silat tetap memfokuskan pada bentuk tradisional atau spiritual dari pencak silat, dan tidak mengikuti keanggotaan dan peraturan yang ditempuh oleh Persilat, sebagai organisasi pengatur pencak silat sedunia.


Tingkat kemahiran
Secara ringkas, murid silat atau pesilat dibagi menjadi beberapa tahap atau tingkat kemahiran, yaitu:
1. Pemula, diajari semua yang tahap dasar seperti kuda-kuda,teknik tendangan, pukulan, tangkisan, elakan,tangkapan, bantingan, olah tubuh, maupun rangkaian jurus dasar perguruan dan jurus standar IPSI
2. Menengah, ditahap ini, pesilat lebih difokuskan pada aplikasi semua gerakan dasar, pemahaman, variasi, dan disini akan mulai terlihat minat dan bakat pesilat, dan akan disalurkan kepada masing-masing cabang, misalnya Olahraga & Seni Budaya.
3. Pelatih, hasil dari kemampuan yang matang berdasarkan pengalaman di tahap pemula, dan menengah akan membuat pesilat melangkah ke tahap selanjutnya, dimana mereka akan diberikan teknik - teknik beladiri perguruan, dimana teknik ini hanya diberikan kepada orang yang memang dipercaya, dan mampu secara teknik maupun moral, karena biasanya teknik beladiri merupakan teknik tempur yang sangat efektif dalam melumpuhkan lawan / sangat mematikan .
4. Pendekar, merupakan pesilat yang telah diakui oleh para sesepuh perguruan, mereka akan mewarisi ilmu-ilmu rahasia tingkat tinggi.
Pencak Silat di dunia
Pencak Silat telah berkembang pesat selama abad ke-20 dan telah menjadi olah raga kompetisi di bawah penguasaan dan peraturan Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa, atau The International Pencak Silat Federation). Pencak silat sedang dipromosikan oleh Persilat di beberapa negara di seluruh 5 benua, dengan tujuan membuat pencak silat menjadi olahraga Olimpiade. Persilat mempromosikan Pencak Silat sebagai kompetisi olah raga internasional. Hanya anggota yang diakui Persilat yang diizinkan berpartisipasi pada kompetisi internasional.
Kini, beberapa federasi pencak silat nasional Eropa bersama dengan Persilat telah mendirikan Federasi Pencak Silat Eropa. Pada 1986 Kejuaraan Dunia Pencak Silat pertama di luar Asia, mengambil tempat di Wina, Austria.
Pada tahun 2002 Pencak Silat diperkenalkan sebagai bagian program pertunjukan di Asian Games di Busan, Korea Selatan untuk pertama kalinya. Kejuaraan Dunia terakhir ialah pada 2002 mengambil tempat di Penang, Malaysia pada Desember 2002.

Selain dari upaya Persilat yang membuat pencak silat sebagai pertandingan olahraga, masih ada banyak aliran-aliran tua tradisional yang mengembangkan pencak silat dengan nama Silek dan Silat di berbagai belahan dunia. Diperkirakan ada ratusan aliran (gaya) dan ribuan perguruan.
Padepokan Pencak Silat Indonesia
Padepokan adalah istilah Jawa yang berarti sebuah kompleks perumahan dengan areal cukup luas yang disediakan untuk belajar dan mengajar pengetahuan dan keterampilan tertentu. Padepokan yang disediakan untuk belajar dan mengajar Pen-cak Silat dinamakan Padepokan Pencak Silat.
Padepokan Pencak Silat Indonesia (PnPSI) adalah padepokan berskala nasional dan internasional yang berlokasi di di tas lahan yang luasnya sekitar 5,2 hektar di kompleks Taman Mini Indonesia Indah. Luas total bangunannya sekitar 8.700 m2 dan luas total selasar-selasarnya sekitar 5.000 m2. Padepokan ini secara resmi dibuka oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1997.
Padepokan Pencak Silat Indonesia (PnPSI) mempunyai sekurang-kurangnya 5 fungsi, yakni :
1. Sebagai pusat informasi, pendidikan, penyajian dan promosi berbagai hal yang menyangkut Pencak Silat.
2. Sebagai pusat berbagai kegiatan yang berhubu-ngan dengan upaya pelestarian, pengembangan, penyebaran dan pening-katan citra Pencak Silat dan nilai-nilainya.
3. Sebagai sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan masyarakat Pencak Silat Indonesia.
4. Sebagai sarana untuk mempererat persahabatan diantara masyarakat Pencak Silat di berbagai negara.
5. Sebagai sarana untuk memasyarakatkan 2 kode etik manusia Pencak Silat, yakni : Prasetya Pesilat Indonesia dan Ikrar Pesilat.
Organisasi Pencak Silat
1. PERSILAT- Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa
2. IPSI - Ikatan Pencak Silat Indonesia
3. PESAKA Malaysia - Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia
4. PERSISI - Persekutuan Silat Singapore
5. EPSF - European Pencak Silat Federation

Sampai saat ini Anggota Organisasi Pencak Silat yang sudah terdaftar/tercatat di PERSILAT sebanyak 33 organisasi di seluruh dunia. Berikut adalah Aliran dan Perguruan Pencak Silat di berbagai daerah baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Aliran dan perguruan di Indonesia

1. PSHT ( Persaudaraan Setia Hati Terate )
PSHT didirikan di Madiun pada tahun 1922 oleh Ki Hadjar Harjo Oetomo salah satu murid kesayangan Ki Ngabehi Surodiwiryo pendiri SH. Nama Organisasi ini sebelumnya adalah SH Pencak Sport Club bertempat di Pilang Bango Madiun. Karena ada penjajahan Belanda namanya diubah menjadi Pemuda Sport Club. Organisasi ini berkembang di daerah2 sekitar Madiun. Pada saat Jepang datang namanya diubah menjadi SH Terate. Nama Terate atas inisiatif Soeratno Surengpati warga SH Pemuda Sport Club & tokoh Pergerakan Indonesia Muda. Pada waktu itu SH Terate bersifat perguruan bukan organisasi, pada tahun 1948 atas prakarsa Soetomo Mangkudjoyo, Darsono dan kawan-kawan sifat perguruan berubah menjadi organisasi.
2. Silat Perisai Diri – teknik silat Indonesia yang diciptakan oleh Pak Dirdjo (mendapat penghargaan pemerintah sebagai Pendekar Purna Utama) yang pernah mempelajari lebih dari 150 aliran silat nusantara dan mempelajari aliran kungfu siauw liem sie (shaolin) selama 13 tahun. Teknik praktis dan efektif berdasar pada elakan yang sulit ditangkap dan serangan perlawanan kekuatan maksimum. Saat ini merupakan silat yang paling dikenal dan banyak anggotanya di Australia, Eropa, Jepang dan Amerika Serikat, lihat pula: Perisai Diri Cabang Bandung
3. Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria - ORGANISASI Pencak SIlat bernafaskan agama Katolik.didrikan oleh 7 dewan pendiri, termasuk Rm. Hadi,Pr. dan Rm. Sandharma Akbar,Pr.
4. Silat Merpati Putih - perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong (PPS Betako)
5. Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah - organisasi pencak silat yang menjadi wadah pendekar-pendekar yang berada di lingkungan Muhammadiyah
6. Silat Zulfikari – ajaran bela diri dari Qadiri Rifai Tariqa
7. Pukulan Bongkot – suatu aliran silat
8. Silat Mubai - silat Muslim
9. Silat Hikmatul Iman Indonesia - perguruan beladiri yang didirikan oleh Dicky Zainal Arifin. Merupakan aliran silat tersendiri tanpa pengaruh dari aliran manapun.
10. Silat Elang Putih - perguruan beladiri yang bertempat di Bogor) Merupakan aliran silat yang terdiri dari gabungan pencak silat aliran di Jawa Barat.
11. Pusaka Sakti Mataram Lakutama PPS Inti Ombak - perguruan pencak silat yang mengaju pada jaman mataram jogja dan bercampur dengan aliran madura berkembang dengan tujuan pelestarian budaya bangsa.
12. Pencak Silat Pertempuran – aliran silat yang terdiri dari gabungan beberapa aliran, terutama Pencak Silat Pamur dan Silat Sterlak. Pengaruh silat Indo-Melayu lainnya termasuk: Seni Bela Diri Silat Jati Wisesa dan Raja Monyet Silat
13. Pencak Silat Gerakan Suci – merupakan pengembangan dari Pencak Silat Mande Muda

Minangkabau

1. Silat Bungo - salah satu aliran silat Minang yang menekankan gerak pada aplikasi seni pencak silat.
2. Silat Sterlak - aliran silat keras dan kuat dari Minangkabau.
3. Silat Kumango - salah satu aliran silat di Minangkabau yang berasal dari kampung Kumango.
4. Silat Pauh - aliran silat di Minangkabau yang berasal dari kampung Pauh.
5. Silat Lintau - aliran silat di Minangkabau yang berasal dari kampung Lintau.
6. Silat Harimau - salah satu aliran silat di Minangkabau yang menekankan pada permainan bawah.
7. Silat Sabandar - adalah silat yang berasal dari daerah Pagaruyung, Sumatera Barat, namun dikembangkan di Kampung Sabandar, Karangtengah, Cianjur.

Betawi

1. Silat Cingkrik - salah satu dari 300 aliran silat Betawi, salah satu tokohnya adalah si Pitung sekalipun klaim ini belum dapat dibuktikan kebenarannya. Banyak ditemukan di Rawa Belong, Jakarta Selatan, yang masih bertahan sampai saat ini adalah Cingkrik Goning dan Cingkrik Sinan, keduanya dinisbatkan pada nama pewarisnya Engkong Goning dan Engkong Sinan. Karakter teknik beladirinya adalah mengandalkan takedown atau bantingan. Cingkrik Goning misalnya, memiliki 80 teknik takedown yang bisa dipelajari sampai tamat. Pewaris Cingrik Goning sekarang adalah Tb. Bambang Sudradjat yang melatih di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia
2. Silat Silau Macan - salah satu silat Betawi yang berasal dari Condet, Jakarta Timur. Tokohnya yang terkenal adalah Entong Gendut, pahlawan Betawi yang melakukan pemberontakan Villa Nova yang terkenal pada tahun melawan pemerintah Belanda.
3. Silat Sabeni - silat Betawi, Asalnya dari daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berkembang pesat di Tanah Abang hingga daerah sekitarnya. Anak dari Babe Sabeni bin Chanam (pendiri aliran Sabeni) adalah Babe Ali Sabeni yang juga seniman sambrah, kesenian betawi. Anak dari Babe Ali Sabeni yaitu Zulbachtiar Sabeni (cucu Babe Sabeni bin Chanam) saat ini merupakan pewaris utama ilmu silat aliran Sabeni yang terus dilestarikan hingga kini (www.sahabatsilat.com). Aliran ini terus berkembangan dab memberi warna pada aliran silat lainnya di betawi yang juga dikuasai oleh Bapak Syuaeb, atau lebih dikenal dengan nama Bang Aeb. Di Jakarta, selain Bang Zulbachtiar yang merupakan cucu sabeni yang terus melatihkan aliran Sabeni di Tenabang (Tebass), juga dikembangkan oleh banyak pihak termasuk yayasan TIMA (Traditional Indonesian Martial Arts) yang didirikan dan dikembangkan oleh Adhika Aria Wijaya (yang juga penerus dari Bang Aeb), Raditya Raga Wijaya (adik dari Adhika), dan Seniman Wijaya (ayah dari Adhika dan Radi). Bang Aeb & Adhika

4. Silat Tiga Berantai - berasal dari permainan silat tokoh sejarah Jakarta, Pangeran Jayakarta. Didirikan oleh H. Achmad Bunawar (H.Mamak). menggabungkan banyak aliran tradisonal lainnya
5. Silat Gerak Saka - merupakan pengembangan dari aliran silat tradisional Sunda, Gerak Gulung Budidaya. Dibawa ke Jakarta oleh Raden Widarma dan dilanjutkan oleh Bang Pi'i.
6. Silat Paseban - namanya diambil dari daerah Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. M. Soleh adalah pendiri aliran ini.
7. Silat Si Kilat - aliran silat ini sesuai namanya mengandalkan gerakan serang yang sangat cepat oleh tangan
8. Silat Kancing 7 Bintang 12 Naga berenang (Kera Sakti / Si Bunder / Naga Ngerem )- aliran silat dari Kwitang dibawa oleh Si Gondrong Jagoan Kwitang
9. Silat Gombel - aliran silat yang tergolong silat tertua di Betawi

Jawa Barat

1. Silat Cimande - bersama dengan Sera (aliran kera), Pamacan (aliran harimau) dan Trumbu (pertarungan tongkat) merupakan aliran pencak silat yang didirikan Embah Kahir di akhir 1700-an di Jawa Barat. Seni ini tetap ada di beberapa desa yang ada di Sungai Cimande, termasuk desa Tarik Kolot. Kini ada lebih dari 300 variasi Cimande, termasuk yang ada di Betawi. Si Pitung juga dianggap mempelajari aliran ini.
2. Silat Cikalong - aliran pencak silat dari Cianjur dengan tokoh Pendirinya H. Ibrahim atau R. Jaya Perbata, meninggal pada tahun 1908. Tersebar di seluruh daerah Jawa Barat dan mewarnai beberapa aliran silat di Jawa Barat dan sekitarnya. Dikenal juga dengan Ulin Maen Po Cikalong, jurus Cikalong diadaptasi pada beberapa perguruan silat Sunda, seperti Perguruan Silat Panglipur, Pusaka Siliwangi dan lain-lain.
3. Silat Serak, Sera, Syera adalah salah satu aliran silat yang dikembangkan oleh KH. Raden Sarean di Bogor Jawa Barat. aliran serak ini adalah turunan dari silat Cimande.
4. Silat Depokan, aliran ini berasal dari Bogor, melihat ciri khasnya aliran ini ada hubungannya dengan Cimande dan Serak. pendiri adalah bapak H. Ayub.
5. Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat, didirikan oleh Abah Andadinata, merupakan salah satu pelopor perguruan tenaga dalam di Indonesia.
6. Silat Padjajaran Nasional - Perguruan Silat yang merupakan hasil penggabungan Lima aliran Silat berpusat di Bogor, yang mempunyai cabang hingga ke Mancanegara, salah satunya di negeri Belanda, diketuai oleh Mr. Eric.
7. Bimasuci, Paguron silat asal kuningan yang sangat cepat meregerasi atlit-atlit muda bagi jabar

Jawa Tengah

1. Silat Perpi Harimurti - berasal dari Yogyakarta, didirikan oleh Eyang Sukowinadi yang berguru pada Gusti Harimurti
2. Silat PPS Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih - salah satu perguruan dengan jumlah anggota terbanyak di Indonesia. Berasal dari Yogyakarta, memiliki rumpun keilmuan yang mirip dengan Perpi Harimurti
3. Tapak Suci - perguruan silat di bawah ormas Muhammadiyah. Pendirinya berasal dari Banjarnegara dan berkembang di kawasan Kauman, Yogyakarta
4. Pusaka Sakti Mataram Lakutama - perguruan silat yang berasal dari Yogyakarta, didirikan oleh Ki Poleng Sudamala
5. Perguruan Pencak Silat Cepedi (Cepat Pembelaan Diri) - didirikan pada tanggal 17 September 1922 di daerah Dagen kawasan Malioboro barat, oleh Eyang Citra Mangkunagara.

Jawa Timur dan Madura

1. Silat Bawean - silat dari Pulau Bawean, Jawa Timur. Silat Bawean atau orang Bawean menyebutnya pokolan, merupakan salah satu aliran dari pencak silat yang merupakan permainan beladiri dan juga sebagai hiburan.Berkas:Silatelders.jpg
2. Silat Cempaka Putih - didirikan oleh eyang mursid pada tahun 1964 didaerah panekan, magetan. dikenal dengan silat hadiranny

Kalimantan
1. Bersilat - silat dari Kalimantan
2. Kuntau Banjar,Sendeng Banjar,Sendeng Belalang,Bang'koe(silat monyet) dari Kalimantan Selatan
3. Kuntau Kutai,Kuntau Kilan dari Kalimantan Timur

Bali

1. Silat Bakti Negara - dirintis oleh antara lain pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai namun secara resmi didirikan pada 31 Januari 1955 oleh para pendekar Bali yakni Ida Bagus Oka Dewangkara, Pendekar Ida Bagus Oka Sahadewa, Pendekar Bagus Made Rai Keplak, Pendekar Anak Agung Rai Tokir, Pendekar Anak Agung Meranggi, dan Pendekar Sri Empu Dwi Tantra. Perguruan ini cukup berprestasi di ajang silat nasional dengan melahirkan atlet-atlet juara. Selain muatan lokal, banyak dipengaruhi aliran Cikaret dan Cikalong.
2. Silat Kerta Wisesa - dalam perguruan ini kembangan atau seni pencak lebih mendapat porsi dibandingkan dengan dalam perguruan Bakti Negara.
3. Silat Seruling Dewata - ilmu silat dari desa Kerambitan-Tabanan yang konon sudah ada sebelum datangnya agama Hindu. Silat ini diperkenalkan kembali oleh Drs.I Ketut Nantra pada tahun 1980-an. Jurus-jurus yang dimilkinya antara lain: Harimau, Ular, Putri Bungsu, Tali Rasa.
4. Silat Gobleg - ilmu silat dari Bali Utara, tepatnya Desa Gobleg yang terletak dekat Danau Tamblingan. Dan mungkin inilah satu-satunya desa di Bali atau di Indonesia di mana nama desanya di ambil dari nama tokoh silat. Gobleg adalah nama dari pendekar dan guru Silat terkemuka.Sedikit melenceng dari topik; di perbatasan kabupaten Gianyar dan Bangli ada juga desa yang bernama Siladan, menurut hikayat ini pula berasal dari kata silat. Di perbatasan itu dulu para prajurit dari Bangli dan Gianyar saling tantang dan adu tanding dengan jurus-jurus silat.
5. Silat Sitembak - ilmu silat yang berkembang di Bali Utara, namun berakar dari silat Sunda
6. Mepantigan - Mepantigan adalah olah raga beladiri bantingan dan kuncian tradisi Bali yang diiringi gegambuhan atau gamelan yang dirintis Putu Witsen Widjaya di awal milenium ini namun bersumberkan pada ilmu silat Bali.

Aliran dan perguruan di luar negeri

Malaysia

1. Gayung Malaysia - salah satu dari 4 perguruan silat terbesar yang memiliki reputasi di Malaysia
2. Silat Cekak – merupakan tipe silat bertahan, sebab memakai 99% teknik bertahan dan hanya 1% teknik menyerang. Merupakan salah satu dari 4 padepokan silat terbesar yang memiliki reputasi di Malaysia
3. Silat Lincah - salah satu dari 4 padepokan silat terbesar yang memiliki reputasi di Malaysia

Thailand

1. Seni Gayung Fatani – aliran silat Malaysia berasal dari Propinsi Pattani di Thailand Selatan. Salah satu dari 4 perguruan silat terbesar yang memiliki reputasi di Malaysia

Filipina

1. Maphilindo Silat – aliran silat yang didirikan oleh Dan Inosanto untuk menghormati guru silatnya. Tersusun dari aliran silat Malaysia (Ma), Philippines (Phil) dan Indonesia (Indo)

Eropa

1. Perisai Diri
2. Gerak Ilham

Amerika Serikat

1. Pukulan Pentjak Silat Serak (atau Sera) - ditemukan oleh Pak Sera dari suku Badui dan dikembangkan oleh Mas Roen dan Mas Djoet. Victor de Thouars mengajarkan Pukulan Sera di area Los Angeles
2. Soempat Silat - didirikan oleh Pak Tisari Majoeki, pengembang tongkat rotan bergaris, yang aliran silat keturunannya dilanjutkan oleh Maha Guru "Pak Vic" Victor de Thouars
3. ODF Silat - didirikan oleh Maha Guru "Pak Vic" de Thouars, dibangun untuk Hukum Pelaksanaan, khususnya serangan langsung dari pisau terbuka
4. Tongkat Silat - didirikan Maha Guru "Pak Vic" de Thouars pada 1957, dengan pengaruh Silat Soempat dan Serak (Sera)
5. Bukti Negara - aliran modern dan modifikasi Sera yang didesain oleh keturunan pemilik Sera, Pendekar Paul de Thouars. Nama Bukti Negara berarti "pemberian kepada bangsa," merefleksikan rasa terima kasih Pendekar Paul de Thouars pada Amerika Serikat semua yang diberikannya. Karena banyak pembatasan sistem induk Sera, Pendekar de Thouars memodifikasi Sera untuk membentuk Bukti Negara agar menampakkan bertambahnya perasaan pada seni
6. Kuntao Silat - menggabungkan Kuntao dan Silat, seperti diajarkan Pendekar Willem de Thouars
7. Pukulan Cimande Pusaka - aliran silat Cimande yang diturunkan dari Mas Jut, diajarkan oleh Pendekar William Sanders. Aliran ini termasuk seni asli Embah Kajir (Kahir) dari desa Tarik Kolot
8. Persatuan Pencak Silat Inti Ombak - aliran pencak silat Madura dan Mataram (Yogyakarta), dan di lestarikan oleh Guru Daniel Prasetya yang juga merupakan saudara sepadepokan dengan Pusaka Sakti Mataram lakutama

Timor Leste

1. Kmanek Oan Rai Klaran (KORK)- ditemukan oleh Pak Jose dos Santos "Naimori" Bucar di suco Suro distrik Ainaro, diresmikan secara nasional sebagai organisasi pencak silat pada tahun 2001.
2. Seni tradisional

Rabu, Februari 25, 2009

UKM PSHT UM Menerima Pendaftaran dan perecruitmenan Siswa baru.
Bagi temen-temen khususnya mahasiswa/i Universitas Negeri Malang yang berminat dan ingin ikut latihan pencak silat Persaudaraan SH Terate, silahkan berkunjung ke UKM PSHT di kampung pendekar Lokal Gedung I-8, Universitas Negeri Malang. Dijamin dapat ilmu yang bermanfaat dan dapat saudara+kenalan yang banyak...

Jadwal Latihan

Hari dan waktu :

* Senin malam, jam 19.00 WIB sampai selesai
* Kamis malam, jam 19.00 WIB sampai selesai

Tenang Coy'Z latihannya gak terlalu lama dan gak terlalu malam... yang penting adalah datang plus niat latihan secara rutin.
Tempat Latihan :

* Lapangan Pantai Depan Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang

Persyaratan Pendaftara Siswa Baru

a. Warga Negara Indonesia

Bagi warga Negara asing, baik yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri diatur oleh Pengurus/Dewan Pusat

b. Pemeluk salah satu agama yang diizinkan Pemerintah Republik Indonesia
c. Tidak menderita cacat jasmani maupun rohani
d. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran kepada pengurus setempat, disertai dengan:

* Surat pernyataan dari kepolisian bahwa yang bersangkutan bukan orang partai terlarang dan tidak pernah tersangkut peristiwa G.30.S.PKI
* Pas foto ukuran 3 X 4 sebanyak 3 lembar
* Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 10.000

e. Surat keterangan dari orang tua (bagi yang belum berkeluarga):

(1). Surat izin mengikuti latihan

(2). Surat Pernyataan tidak akan mengajukan tuntutan kepada Pengurus Cabang/Pusat apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama latihan (sakit, cidera tubuh dll)

Hak dan Kewajiban Siswa

a. Berbakti kepada Tuhan YME, orang tua, guru (pelatih) dengan kesungguha hati

b. Saling menghormati sesame siswa dan guyub rukun secara lahir dan batin

c. Waktu latihan:

* Berada di tempat latihan dengan mengenakan pakaian latihan lengkap paling lambat 5 menit sebelum latihan dimulai
* Absensi paling lambat 5 menit sebelum latihan dimulai
* Mengggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar selama proses melatih dan berlatih berlangsung
* Membuat surat izin apabila tidak masuk/mengikuti latihan

d. Tunduk, taat dan patuh pada segenap peraturan dan tugas yang diberikan pelatih, Pengurus Ranting setempat maupun Pengurus Cabang

e. Membayar Iuran Wajib Siswa (IWS) paling lambat tanggal 10 tiap bulan, dengan jumlah sesuai dengan ketentuan Pengurus Cabang (Pada saat latihan putih)

Larangan Siswa

a. Tidak mematuhi point 2.a s/d 2.e
b. Menunjukkan kepandaian kepada umum yang tidak berguna
c. Mengenakan pakian latihan lengkap di luar hari/jam/tempat latihan selain pada acara-acara tertentu (demonstrasi, pawai, kejuaraan dsb)

d. Berkelahi dengan pihak luar tanpa alas an yang dapat dipertanggungjawabkan

Sanksi Pelanggaran

Untuk pelanggaran point 3.a s/d 3.d tersebut di atas, dikenakan sanksi sebagai berikut:

* Tahap I : diberi peringatan lisan 1 kali
* Tahap II : diberi peringatan dengan melaksanakan hukuman fisik di tempat sebanyak 2 kali
* Tahap III : diberi peringatan dengan melaksanakan hukuman pembinaan (melaksanakan kerja bakti di tempat, rumah Pengurus Ranting dsb) sebanyak dua kali
* Tahap IV : diturunkan tingkatannya sebanyak 1 tingkat, maksimal 2 kali
* Tahap V : diusulkan kepada Pengurus Cabang agar dikeluarkan

Absensi/Izin

a. Tidak masuk dengan surat izin/surat keterangan:

1). Tidak masuk selama 1 kali atau 2 kali berturut-turut:

a). Mengejar materi yang ketinggalan dengan jalan penambahan materi diberikan pada waktu siswa lain sedang mengulangi materi yang diberikan pada hari sebelumnya

b). Materi yang diberikan sebanyak materi yang diterima siswa lain ditingkatnya pada hari sebelumnya

2). Tidak masuk selama 3 kali berturut-turut atau lebih:

Diperkenankan mengikuti latihan dengan syarat:

Datang ke tempat Ketua Ranting setempat untuk ditentukan lebih lanjut mengenai waktu dan tempat latihan

b. Tidak masuk tanpa surat izin/keterangan:

1). Tidak masuk selama 1 kali atau 2 kali berturut-turut:

Diperkenankan mengikuti latihan dengan syarat:

a). Mendapat peringatan pertama dan dengan hukuman fisik

b). Mengejar materi yang ketinggalan dengan cara penambahan materi yang diberikan pada hari sebelumnya

c). Materi yang diberikan sebanyak materi yang diterima siswa lain di tingkatnya pada hari sebelumnya

2). Tidak masuk selama 3 kali berturut-turut atau lebih:

Diperkenankan mengikuti latihan dengan syarat:

a). Mendapat peringatan kedua dan hukuman fisik

b). Mengejar materi yang ketinggalan dengan cara penambahan materi yang diberikan pada hari sebelumnya

c). Materi yang diberikan sebanyak 1 kali, tidak sebanyak materi yang diterima siswa lain di tingkatnya pada hari sebelumnya

3). Tidak masuk selama 3 kali berturut-turut atau lebih dari satu kali:

a). Pelatih yang bersangkutan melaporkan kepada Ketua Ranting setempat dengan tertulis

b). Ketua Ranting membuat surat pemberhentian latihan tertulis sebanyak rangkap tiga , masing-masing ditujukan kepada:

(1). Satu lembar untuk siswa yang bersakutan atau orang tua/wali

(2). Satu lembar untuk Pengurus Cabang

(3). Satu lembar untuk arsip Ranting setempat

c). Siswa yang bersangkutan tidak diperkenankan memakai atau menggunakan identitas dan pelajaran Persaudaraan SH Terate dalam segala bentuk kegiatan

d). Jika dikemudian hari siswa tersebut ingin mengikuti latihan lagi:

(1). Diwajibkan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai siswa baru

(2). Penguasaan materi yang pernah diterima ditest terlebih dahulu oleh pelatih, untuk pertimbangan siswa tersebut ditempatkan pada tingkat sesuai dengan kemampuannya

Kepindahan Siswa.

a. Pindah ke luar wilayah:

Apabila siswa di suatu tempat latihan akan pindah dan mengikuti latihan di tempat lain maka wajib melapor kepada Ketua Ranting setempat untuk diberikan surat pengantar:

1). Surat pengantar dari Ketua Ranting , apabila siswa pindah dari satu Ranting ke Ranting yang lain dalam wilayah Cabang setempat

2). Surat pengantar dari Cabang, apabila siswa pindah dari satu Cabang ke Cabang lain

b. Pindah ke dalam wilayah:

Apabila siswa di suatu tempat latihan akan pindah dan mengikuti latihan di Wilayah Persaudaraan SH Terate Cabang Malang, maka:

1). Wajib melapor kepada Ketua Ranting setempat sambil menunjukkan surat pengantar dari Cabang lain

2). Ketua Ranting melaporkan kepada Ketua Cabang dilampiri dengan Surat pengantar dari Cabang asal Siswa tersebut

MAKNA LAMBANG IPSI

Bagian posting ini saudara-saudara alias WongSH dapat mengetahui apa makna lambang IPSI... Karena perlu diketahui pencetus lambang IPSI sendiri adalah Seorang warga PSHT juga,namanya adalah Mas Yanuarno.
Download This File .pdf

MAKNA LAMBANG IPSI

Warna Dasar putih :
;. Suci dalam amal perbuatan

Warna Merah :
;. Berani dalam kebenaran

Warna Hijau :
;. Ketenangan dalam menghadapi segala sesuatu menuju ke kemantapan jiwa, karena selalu beriman dan bertauhid kepada Tuhan Yang Maha Esa secara hikmat dan syahdu

Warna Kuning :
;. Berarti bahwa IPSI mengutamakan budi pekerti dan kesejahteraan lahir dan batin dalam menuju kejayaan nusa dan bangsa

Bentuk Perisai Segi Lima :
;. berarti bahwa IPSI berasaskan landasan idiil Pancasila, serta bertujuanmembentuk manusia Pancasila sejati

Sayap Garuda berwarna Kuning berototkan merah :
;. Berarti kekuatan bangsa Indonesia yang bersendikan kemurnian, keluruhan dan dinamika, Sayap 18 lembar, bulu 5 lembar + 4 lembar + 8 lembar berarti tanggal berdirinya IPSI adalah 18 Mei 1948. Sayap 18 lembar, terdiri dari 17+1 berarti IPSI dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan berssatu membangun negara

Untaian lima lingkaran :
;, Melambangkan bahwa IPSI melalui olahraga merupakan ikatan peri kemanusiaan antara pelbagai aliran dengan memegang teguh asas kekeluargaan, persaudaraan dan kegotong royongan

Ikatan pita berwarna merah Putih :
;, Bahwa IPSI merupakan suatu ikatan pemersatu dari pelbagai aliran Pencak Silat, yang menjadi hasil budaya yang kokoh karena dilandasi oleh rasa berbangsa, berbahasa dan bertanah air Indonesia

Gambar tangan putih di dalam Dasar hijau :
;, Menggambarkan bahwa IPSI membantu negara dalam bidang ketahanan nasional melalui pembinaan mental/fisik agar kader-kader IPSI berkepribadian nasional serta berbadan sehat, kuat dan tegap

Gambar senjata trisula :
;, Berlambang selalu siap siaga IPSI dalam partisipasi di dalam pembangunan Negara melalui tiga usaha pokok, yaitu ;
1. mengusahakan keluhuran budipekerti
2. memelihara seni budaya bangsa indonesia
3. menjalankan krida olahraga ( bela diri pencak silat )


Untuk bendera dasar hijau berbanding 2 : 3 sedangkan untuk lambang ( Badge ) berbentuk segi lima. Nama daerah ditulis di bawah lambang bewarna kuning.

MAKNA LAMBANG PSHT

Pada bagian posting ini saudara-saudara alias WongSH dapat mengetahui apa makna lambang PSHT... Karena sebagai pendekar yang BerSH diwajibkan untuk mengerti dan paham apa makna sesungguhnya dari Lambang PSHT.
Download This File .pdf

MAKNA LAMBANG PSHT

1. Segi empat panjang
- Bermakna Perisai.

2. Dasar Hitam
- Bermakna kekal dan abadi.

3. Hati putih bertepi merah
- Bermakna cinta kasih ada batasnya.

4. Merah melingkari hati putih
- Bermakna berani mengatakan yang ada dihati/ kata hati

5. Sinar
- Bermakna jalannya hukum alam/ hukum kelimpahan/ jalannya hukum karma

6. Bunga Terate
- Bermakna kepribadian yang luhur

7. Bunga terate mekar, setengah mekar dan kuncup.
- Bermakna dalam bersaudara tidak membeda-bedakan latar belakang

8. Senjata silat
- Bermakna pencak silat sebagai benteng Persaudaraan.

9. Garis putih tegak lurus ditengah-tengah merah
- Bermakna berani karena benar, takut karena salah

10. Persaudaraan Setia Hati Terate
- Bermakna mengutamakan hubungan antar sesama yang tumbuh dari hati yang tulus, ikhlas, dan bersih.
- Apa yang dikatakan keluar dari hati yang tulus.
- Kepribadian yang luhur.

11. Hati putih bertepi merah terletak ditengah-tengah lambang
- Bermakna netral

SEJARAH PSHT

Sejarah Persaudaraan SETIA HATI TERATE

Untuk mengetahui apa yang mungkin terjadi nanti alangkah bijaksananya apabila kita mau mempelajari dan mengerti apa yang sekarang sedang berrlangsung. Sedangkan untuk mengerti apa yang sekarang sedang berlangsung, ada baiknya apabila kita mau mempelajari kejadian – kejadian yang baru saja berlangsung, akan tetapi juga kejadian yang sudah silam. Demikian juga bila kita ingin menulis sejarah Persaudaraan Setia Hati Ternate yang mencakup satu masa yang lamanya lebih dari pada setengah abad, dapatlah dipertanggung jawabkan sepenuhnya apabila kita menengok jauh lebih ke belakang lagi dari pada masa yang ingin kita teropong itu yaitu zaman dari “Ki Ngabehi Surodiwirjo” yang merupakan guru dari “KI HADJAR HARDJO OETOMO” Pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate.

Sejarah Persaudaraan Setia Hati
Pada tahun 1903, bertempat di Kampung Tambak Gringsing, Surabaya, Ki Ngabeni Surodiwirjo membentuk persaudaraan yang anggota keluarganya disebut “Sedulur Tunggal Ketjer”, sedangkan permainan pencak silatnya disebut “Djojo Gendilo”
Tahun 1912, Ki Ngabeni Surodiwirjo berhenti bekerja karrena merasa kecewa disebabkan seringkali atasannya tidak menepati janji. Selain itu suasana mulai tidak menyenangkan karena pemeintah Hindia Belanda menaruh curiga; mengingat beliau pernah melempar seorang pelaut Belanda ke sungai dan beliau telah membentuk perkumpulan pencak silat sebagai alat pembela diri, ditambah pula beliau adalah seorang pemberani, Pemerintah Hindia Belanda mulai kwatir, beliau akan mampu membentuk kekuatan bangsa Indonesia dan menentang mereka. Setelah keluar dari pekerjaannya, beliau pergi ke Tegal.
Tahun 1914, Ki Ngabehi Surodiwirjo kembali ke Surabaya dan bekerja di Djawatan Kereta Api Kalimas, dan tahun 1915 pindah ke bengkel Kereta Api Madiun. Disini beliau mengaktifkan lagi Persaudaraan yang telah dibentuk di Surabaya, yaitu “Sedulur Tunggal Ketjer”, hanya pencak silatnya sekarang disebut “Djojo Gendilo Tjipto Muljo”. Sedangkan pada tahun 1917, nama – nama tersebut disesuaikan denngan keadaan zaman diganti menjadi nama “Perssaudaan Setia Hati”

Ki Hadjar Hardjo Oetomo
Salah satu murud Ki Ngabehi Surodiwirjo yang militan dan cukup tangguh, yaitu Ki Hadjar Hardjo Oetomo mempunyai pendapat perlunya suatu organisasi untuk mengatur dan menertibkan personil maupun materi pelajaran Setia Hati, untuk itu beliau meohon doa restu kepada Ki Ngabehi Surodiwirjo. Ki Ngabehi Surodiwirjo memberi doa restu atas maksud tersebut., karena menurut pendapat beliau hal – hal seperti itu adalah tugas dan kewajiban anak muridnya, sedangkan tugas beliau hanyalah “menurunkan ilmu SH”. Selain itu Ki Ngabehi Surodiwirjo berpesan kepada Ki Hadjar Hardjo Oetomo agar jangan memakai nama SH dahulu.
Setelah mendapat ijin dari Ki Ngabehi Surodiwirjo, Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada tahun 1922 mengembangkan ilmu SH dengan nama Pencak Silat Club (P. S. C).
Karena Ki hadjar Hardjo Oetomo adalah orang SH, dan ilmu yang diajarkan adalah ilmu SH, maka lama – kelamaan beliau merasa kurang sreg mengembangkan ilmu SH dengan memakai nama lain, bukan nama SH. Kembali beliau menghadap Ki Ngabehi Surodiwirjo menyampaikan uneg – unegnya tersebut dan sekalian mohon untuk diperkenankan memakai nama SH dalam perguruannya. Oleh Ki Ngabehi Surodiwirjo maksud beliau direstui, dengan pesan jangan memakai nama SH saja, agar ada bedanya. Maka Pencak Silat Club oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo diganti dengan nama “SETIA HATI MUDA” (S. H. M).

Peranan Ki Hadjar Hardjo Oetomo Sebagai Perintis Kemerdekaan
Ki Hadjar Hardjo Oetomo mengembangkan ilmu SH di beberapa perguruan yang ada pada waktu antara lain perguruan Taman Siswo, Perguruan Boedi Oetomo dan lain – lain. Dalam mengajarkan ilmu SH beliau diantaranya adalah menamakan suatu sikap hidup, ialah “kita tidak mau menindas orang lain dan tidak mau ditindas oleh orang lain”. Walaupun pada waktu itu setiap mengadakan latihan tidak bisa berjalan lancar, karena apabila ada patroli Belanda lewat mereka segera bersembunyi; tetapi dengan dasar sikap hidup tersebut murid – murid beliau akhirnya menjadi pendekar – pendekar bangsa yang gagah berani dan menentang penjajah kolonialisme Belanda. Dibandingkan keadaan latihan masa lalu yang berbeda dengan keadaan latihan saat ini, seharusnya murid – murid SH lebih baik mutu dan segalanya dari pada murid – murid SH yang lalu. Melihat sepak terjang murid – murid Ki Hadjar Hardjo Oetomo yang dipandang cukup membahayakan, maka Belanda segera menangkap Ki Hadjar Hardjo Oetomo bersama beberapa orang muridnya, dan selanjutnya dibuang ke Digul. Pembuangan Ki Hadjar Hadjo Oetomo ke Digul berlangsung sampai dua kali, karena tidak jera – jeranya beliau mengobarkan semangat perlawanan menentang penjajah.
Selain membuang Ki Hadjar hardjo Oetomo ke Digul, Pemerintah Hindia Belanda yang terkenal dengan caranya yang licik telah berusaha memolitisir SH Muda dengan menjuluki SHM bukan SH Muda, melainkan SH Merah; Merah disini maksudnya adalah Komunis. Dengan demikian pemerintah Belanda berusaha menyudutkan SH dengan harapan SH ditakuti dan dibenci oleh masyarakat dan bangsa Indonesia. Menanggapi sikap penjajah Belanda yang memolitisir nama SH Muda dengan nama SH Merah, maka Ki Hadjar Hardjo Oetomo segera merubah nama SH Muda menjadi “Persaudaan Setia Hati Terate” hingga sampai sekarang ini.
Melihat jasa – jasa Ki Hadjar Hardjo Oetomo tersebut, maka pemerintah Indonesia mengakui beliau sebagai “Pahlawan Perintis Kemerdekaan” , dan memberikan uang pensiun setiap bulan sebesar Rp. 50.000,00 yang diterimakan kepada isteri beliau semasa masih hidup.
Setelah meninggal dunia, beliau dimakamkan di makam “Pilangbango”, yang terlatak di sebelah Timur Kotamadya Madiun, dari Terminal Madiun menuju ke arah Timur. Beliau mempunyai 2 (dua) orang putra, yaitu seorang putri yang diperisteri oleh bapak Gunawan, dan Seorang putra yang bernama bapak “Harsono” sekarang berkediaman di jalan Pemuda no. 17 Surabaya. Ibu Hardjo Oetomo meninggal pada bulan September 1986 di tempat kediamannya, di desa Pilangbango Madiun.
Rumah beliau, oleh Bapak Harsono dihibahkan kepada Persaudaraan Setia Hati Terate pada akhir tahun 1987 dengan harga Rp. 12,5 juta. Rencana Pengurus Pusat, bekas rumah kediaman pendiri Persaudaraan SH Terate tersebut akan dipugar menjadi “Museum SH Terate” agar generasi penerus bisa menyaksikan peninggalan pendahulu – pendahulu kita sejak berdiri sampai dengan perkembangannya saat ini.

Akhir kata, sebelum menutup sejarah Pendiri Persaudaraan Setia Hati dan Persaudaraan Setia Hati Terate sebagai rasa hormat dan rasa kasih kita terhadap beliau berdua., marilah kita berdoa dalam bahasa kita masing – masing.

Kali ini saya menyediakan bagi saudara-saudara yang igin mengetahui sejarah IPSI.Sejarah singkat IPSI, Pencak Silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama.
Download This File .pdf

Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur.
Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas.
A. Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembnag menjadi masyarakat dengan tata pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.
Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.

 

WongSHTerate

MENGENAI SAYA

Foto Saya
Nama lengkap Aziz Dwi Nur Alfan. Kuliah di Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika.Medernisasi Blog adalah kegiatanku untuk mengisi jam-jam kosong waktu kuliah. Selain itu aku juga senang main musik khususnya guitar&drum. Sampai saat ini aku masih menekuni Pencak Silat PSHT di Kampusku. .:Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Situs Ini:.
PSHT UM 2009 is proudly powered by wongsht | Template by wongsht.blogspot.com